Tantangan Guru Agama dalam
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran
Guru merupakan pihak yang paling
bertanggung jawab terhadap kualitas pendidikan. Asumsi demikian tentunya tidak
semuanya benar, mengingat teramat banyak komponen mikrosistem pendidikan yang
ikut menentukan kualitas pendidikan. Namun demikian, guru memang merupakan
salah satu komponen mikrosistem pendidikan yang sangat strategis dan banyak
mengambil peran dalam proses pendidikan secara luas, khususnya dalam pendidikan
persekolahan. Oleh karenanya kita memang banyak menaruh harapan kepada guru
dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan. Guru merupakan ujung tombak bagi
keberhasilan pencapaian tujuan-tujuan dalam pendidikan, oleh karena itu
guru-guru yang menangani langsung masalah pendidikan adalah guru-guru yang
memiliki kualitas cukup memadai. Gary A. Davis dan Margaret A. Thomas dalam
buku Effective Schools and Effective Teachers (1989) sebagaimana dikutip
Suyanto (2000:28) mengemukakan beberapa
kriteria guru yang efektif sebagai
berikut:
1. Memiliki kemampuan yang terkait dengan iklim kelas,
seperti
a. memiliki kemampuan interpersonal, khususnya kemampuan
untuk menunjukkan empati, penghargaan kepada siswa dan ketulusan